Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jerawat Batu: Penyebab Dan Cara Pengobatannya

Jerawat Batu: Penyebab Dan Cara Pengobatannya

Jerawat Batu: Penyebab Dan Cara Pengobatannya – Jerawat batu atau cystic acne adalah salah satu jenis jerawat yang paling ditakuti. Jerawat ini bukan hanya sangat merusak penampilan Anda, tetapi juga kepercayaan diri anda. Jerawat ini bisa dikategorikan sebagai jenis jerawat cukup parah. Untuk menyembuhkannya, dibutuhkan waktu yang lebih lama jika dibandingkan jerawat lainnya.

Karakteristik Jerawat Batu


Ciri khas dari jerawat batu adalah terdapatnya kista di dalam pori-pori kulit. Jerawat ini umumnya muncul di bagian dada, wajah, punggung. Bentuk jerawatnya biasanya besar dengan tonjolan-tonjolan yang meradang hebat dan berkumpul seperti membentuk suatu formasi. Hal paling mengerikan dari jerawat batu adalah begitu formasi kista pecah, bakteri akan menyebar pada pori-pori atau daerah kulit lain, dan akan menginfeksi pori-pori tersebut sehingga membentuk kista atau nodul baru. Selain itu, jerawat ini seringkali meninggalkan bopeng dan bekas jelek apabila sudah sembuh.

Penyebab Jerawat Batu


Menemukan penyebab tumbuhnya jerawat batu akan sangat membantu dalam mencari metode pengobatan yang tepat bagi Anda. Namun, sayangnya penyebab jerawat batu ternyata lebih sulit diidentifikasikan. Para ahli hanya sependapat bahwa faktor keturunan memiliki kontribusi besar dalam pembentukan jerawat jenis ini. Berkembangnya jerawat batu dikarenakan faktor genetik dimana para penderitanya memiliki kelenjar minyak yang over aktif sementara pertumbuhan sel-sel kulitnya tidak normal dan tidak bisa regenerasi secepat kulit normal. Kulitnya juga memiliki respons yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit.

Cara Mengobati Jerawat Batu


Jerawat batu merupakan salah satu jenis jerawat parah yang membutuhkan waktu cukup lama untuk menyembuhkannya. Jerawat ini juga tidak mudah disembuhkan dengan obat jerawat bebas. Jika mengalaminya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter ahli kulit untuk mendapatkan resep obat jerawat yang tepat. Di bawah ini ada beberapa metode yang biasanya digunakan dalam menangani jerawat batu:

Antibiotik

Antibiotik oral dan topikal seperti tetrasiklin dan eritromisin dapat digunakan untuk mengobati jerawat batu. Pengobatan ini membantu mengurangi peradangan dan menekan jumlah bakteri penyebab jerawat. Namun, obat ini tidak dapat mencegah kambuhnya jerawat batu dan memiliki beberapa efek samping seperti iritasi kulit, gangguan perut, dan infeksi jamur pada wanita.

Accutane

Accutane atau sering dikenal sebagai isotretinoin merupakan bentuk vitamin A yang bekerja dengan menghambat aksi kelenjar minyak pada kulit. Artinya, ia bekerja dengan mencegah produksi sebum oleh folikel rambut. Pengobatan jenis ini pada umumnya diresepkan manakala jerawat batu tidak merespon pengobatan dengan antibiotik lain. Meski terbilang cukup efektif dalam pengobatan jerawat batu, accutane memiliki efek samping serius seperti: dapat menimbulkan cacat lahir yang serius pada janin jika digunakan selama kehamilan; masalah pada kulit, kuku dan mata; depresi; disfungsi ereksi; dan kerusakan hati. Dianjurkan agar Anda hanya menggunakan accutane bawah bimbingan seorang profesional medis yang berkualitas.

Cortisone

Cortison steroid juga digunakan dalam pengobatan jerawat batu. Kortison  steroid merupakan steroid alami yang berfungsi untuk melawan peradangan dan mempercepat proses penyembuhan dalam tubuh. Metodenya dengan langsung menyuntikkannya ke dalam kista sehingga bekerja mengurangi ukuran lesi jerawat. Keuntungan utama dari metode ini adalah proses penyembuhan dimulai segera.

Bedah prosedur

Dalam beberapa kasus, kista yang  tumbuh terlalu besar tidak merespon dengan baik metode pengobatan lainnya. Prosedur pembedahan untuk mengeringkan kista dan mengekstraknya dapat dilakukan sebagai metode pengobatan. Namun hal ini tidak boleh disamakan dengan meremas kista. Ini harus dilakukan oleh dokter kulit yang berkualitas untuk mencegah infeksi atau menyebarkan jerawat ke bagian lain dari kulit.

Pengobatan diri sendiri

Meskipun berbagai metode pengobatan sebagaimana disebutkan di atas terbukti bekerja, namun hal itu tidak menjamin jerawat batu tidak akan tumbuh kembali. Mengobati sendiri bertujuan untuk mengurangi kemungkinan kista muncul kembali di masa depan. Metode terbaik pengobatan diri adalah mengidentifikasi penyebab jerawat dan faktor yang berkaitan dengannya. Misalnya, jika Anda menemukan bahwa diet memainkan peran dalam jerawat, yang terbaik beralih ke pola makan sehat.

Post a comment for "Jerawat Batu: Penyebab Dan Cara Pengobatannya"